21 October 2009

Sby - Boediono dan harapan masyarakat Indonesia

Dilantiknya presiden dan wakil presiden terpilih periode 2009-2014 senin kemarin menuai banyak protes dan demo di daerah-daerah. Para pemuda dan mahasiswa dari berbagai kelompok melakukan demo yang sebagian besar berisi penolakan diangkatnya pasangan sby-boediono menjadi pemimpin negeri ini periode 5 tahun mendatang. Banyak dari mereka yang menganggap bahwa pasangan ini mewakili antek-antek neoliberalisme di Indonesia. Walaupun ada juga yang melakukan demo dengan tujuan untuk menagih janji-janji pemimpin baru Indonesai itu dalam program kerja 100 hari mereka.
Tuntutan-tuntutan yang dilontarkan untuk pasangan ini diantaranya yaitu,penuntutan pencabutan UU BHP,penuntasan kasus Bank Century,serta penyelesaian kasus-kasus HAM yang sampai saat ini masih banyak kasus yang tidak jelas penyelesaiannya. Penegakan hukum serta komitmen Sby untuk memberantas korupsi di negeri ini juga dipertanyakan setelah makin pudarnya tekad Sby dalam memberantas korupsi di negeri ini. Belum lagi masalah kedaulatan pangan dan energi yang sampai saat ini,Indonesia dapat dibilang jauh dari kata "mandiri pangan dan energi" .

Harapan-harapan yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia boleh dibilang beragam. Tapi mungkin dapat diambil kesimpulan,bahwa masyarakat sebagian besar MENOLAK masuknya sistem neoliberalisme ke dalam bangsa ini. Mereka juga menginginkan supaya negeri ini dapat segera bangkit,kembali seperti dulu di era tahun 1980-1990an yang sempat
 menjadi "macan asia".




Semoga pasangan Sby-Boediono dapat mewujudkan cita-cita bangsa ini...kami serahkan semuanya padamu pak..


bawalah negeri ini ke arah yang lebih baik.

No comments:

Post a Comment